December 22, 2018

Cara memasak mie yang baik, untuk mengurangi dampak kesehatan

Cara memasak mie yang baik, untuk mengurangi dampak kesehatan -Mie adalah jenis makan ringan yang banyak di sukai masyarakta Indonesia pada umumnya, dan termasuk produk Indonesia yang suklses menancapkan menjadi perusaahan yang tekenal dan termsuk perusahann yang masuk top dunia dan bangganya lagi sudah menembus pasar luar negeri dengan sukses sepeti di ekspor ke negeri gajah putih, Philipines negeri Jiran dan juga baru-baru ini saya dengar dari media online sudah bisa di dapat di pasar Tiongkok berkat kerjasama dengan perusahaan Ecommerce kenaman dunia yaitu Alibaba group, padahal kita tahu sendiri negara tirai bambu itu merupakna negara yang tertutup dari produk luar negeri

cara-mencegah-bahaya-makan-mie-tantirasmawati.com
Mie Instan/Pixabay

jadi kalau kita pergi ke negar-negar tersebut kita tidaklah sulit menemukan prudkuk indonesia terutama mie,  contohnya saja di Philipina saya sangat mudah menemukan mie instant dan hargnaya kalau di rupiahkan hanya Rp 5000/bungkus, dan menurut saya  harus  segitu sudah cukup terjhangku di pasar luar negeri yang jauh dari Indonesia

Mie merupakan jenis produk asal Indonesia yang di unggulkan selain kopi, teh, kina  dann pruduk lainnya,

Untuk penggemar mie itu sendiri khususnya di Indonesia penggemarnya tidak mengenal usia, yang menjadi alasannya mie instan mudah di pasak, hanya membutuhkan waktu kurang dari 5 menit, dan tidak kalah menarik mie instan, memeliki rasa yang cocok di semua umur, harga murah, dan mudah di dapat di mana-mana
Baca Juga: 5 Cara Mudah Mengecilkan Perut Buncit di Rumah mudah dan praktis
Mei memang adalah makan yang makan yang bisa menolong di saat perut lagi kelaparan, dan misalnya saya nih kalau malam-malam dingin di tambah hujan rintik-rintik maka makanan yang ingat dalan otak saya adalah makan mie yang di campur sambal lada, plus sukro atau kacang, dan membayangkannya kuahnya yang lada dan rasa girih di lidah, dan rasanya pasti enak,  mungkinkah anda pernah membayangkan demikian?

Alasan lain semakin banyak penggemar mie adalah memeliki rasa yang beragam dan si mie ini di bikin kaya rasa-rasa masakan khas daerah Indonesia, misalnya, rasa ayam bawang, rasa empal getong dan rasa kari ayam, memang itu cukup beragam dan kita sebagai produsen di bikin penasaran di buatnya dan kangen rasa masakan khas daerah Indoensia

Untuk saat ini memang proudsen mie terus berinovasi membuat varian rasa untuk memanjakan lidah penggemarnya, jadi rasa bosan dan rasa monoton itu bisa sirna dengan menikmati variasi rasa baru.
Di balik rasa yang enak dan cara maska yang mudah bukan tidak mungkin dalam kemasan mie itu terdapat zat berbahaya yang bisa mengancam kesehatan,  kita sebagai ‘’ the holicer mie instant’’  perlu tahu bahaya dari mengkonsumsi mie itu sendiri mengadung efek yang membahayakan kesehatan tubuh dan tidak tanggung-tanggung penyakitnya beragam dan itu  kita sebagai konsumen harus warning mengalami dampak  hal tersebut

Nah untuk menghindari dampak buruk dari makan mie kita perlu cerdik menerapkan stratgei khusus agar mie yang kita makan tidak memberi efek negatif untuk tubuh kita,

#1. Buang air rebusan pertama 

Namanya juga makan instan sudah di pastikan di dalam pembutan mie itu sendiri menambahkan bahan pengawet, pewarna  agar kualita rasa dan kontur mie tetap baik, makanya walapun terbuat dari tapioka namun saat di rebus dengan suhu 100 derajat, mie terjadi lengket,  jadi ini menandakan mie mengadung bahan  tertentu yang bikin awet dan tidak mudah hancur walaupun di rebus dalam jangka waktu lama

Dan saya juga pernah menemukan sebuah artikel dan si situ menerankan bahwa mie mengandung lapisan lilin yang mana di cerna di dalam ususnya cukup sulit dan tidak mudah hancur, dan hancurnya di usus perlu membutuhka waktu sekitar 3  hari, hmm lama juga yak,,,

jadi untuk anda yang doyan makan mie, sebaiknya konsumsilah mie selang 3 hari sekali jangan  sampai tiap hari atau bahkan 2 kali sehari itu tidak baik untuk kesehatan tubuh anda,, karna jika mengkonsumsi mie tiap hari lapisan lilin yang kemarin belum juga hancur sudah masuk lagi mie yang baru, jadi semakin lama saja usus menghancurkan lapisan lilin tersebut, dan seperi sudah saya singgung diatas bukan tidak mungkin jigak sering makan mie denang interval yang pendek akan menjadi dampak kesehatan untuk tubuh dan ini perlu kita waspadai

Untuk menghindari bahaya dari mie kita bisa membuang untuk air rebusan pertama, dan kemudian di ganti dengan air panas baru dan bisa merebus terlebih dahulu atau di siram dari air temos, nah kenapa ini penting?, yaitu untuk mengurangi zat kimia dan pewarna makan yang terkandung di dalamnya, dan setidaknya bisa membuang sekitar 40% bahan pengawetnya,

Nah itu lumayan kita bisa mengurangi dampak buruk untuk kesehatan kita juga kan,,
Jadi untuk sekarang air rebusan pertama ganti dengan air panas baru, setelahnya baru di kasih bumbu bikina kita sendiri aja  ya (yang kana di bahas di point berikutnya)

#2. Lebih baik bumbu bawaannya di buang saja

Lho ko di buang kan itu bumbunya, itu yang bikin enak?
Yang banyak orang mengkhawatirkan dampak buruk makan mie adalah karena dari bumbunya, sebab bumbu mie pasti di yakini mengandung MSG (Mono Sodium Glutamat) yang memeliki rasa gurih dan asin,

Sudah banyak artikel kesehatan yang menjelaskan bahwa mengkonsumsi garam dan MSG terlalu sering dan bahkan tiap hari, otak kita menjadi lemot, loading, hank alias tidak mudah konek, (macam komputer aja ye, ), dan bawaanya otak kita loyo aja, dan tidak mudah mikir secara cepat, dan selain itu garam tinggi bisa mengundang penyakit darah tinggi, diabetes, makanya dokter kadang menyarankan kepada mereka yang memeliki darah tinggi dan memeliki penyakit maag kronis untuk sementara tidak untuk mengkonsumsi mei secara barelebihan dan kadang sampai stop sama sekali
Nah untuk mengurangi dampak yang lebih lagi kita bisa mengurangi bumbunya itu jangan sampai full di masukkan tapi boleh setengahnya atau bisa bumbu bawaanya di buang sama sekali dan di ganti dengan bumbu bikinina kita seperti bikin goreng bawang putih dan merah, garam, lada, ketumbar lalu di haluskan dan praktik ini cukup baik dan membuat bumbu kesan alami dan sedikit mengadung resiko

Dan tidak kalah baik kalau kamu ingin banget makan mie lebih baik beli mie tanpa bumbu macam mie telor, mie cap dua dara, dan itu rasanya justru lebih enak dan untuk bumbunya kita boleh menambhakan bumbu bikinan sendiri dan jug bisa kita di jadikan lauk nasi

#3. Menambahkan telur, sayuran hijau

Kita tahu bahwa terigu adalha jenis makanan yang banyak mengandung karbohidarat, kalau tidak percaya lihat saja di tabel Akg yang ada di belakang kemasannya, itu tertera karobhidrat cukup tinggi kan,

nah untuk mengimbangi asupan tersebut kita juga perlu menambakan sayur dan telur, dan ini bermanfaat sekali untu menambahkan kadar asupan gizi seimbang, untuk caranya memang mudah telor tinggal masukan  di rebusan bersama mie dan pastikan air rebusan mie pertama sudah di buang, yak, ke dalam wajan, begitupun dengan sayur, dan sayurnya itu boleh tambahkan kol, sawi, kangkung, bayam dan sayur hijau lainnya  dan jangan lupa menambhakan pula bumbu bikinan sendrii dan rasanya memang jauh lebih enak dan kandunganya lengak ada vitamin, protein dan juga karbo dan memang itu jensi asupan nutrisi yang di butuhkan oleh tubuh untuk menunjang aktivitas kerja metabolisme tubuh

nah sekarang sudah tahu kan bahaya makan mie itu apa? karena menjaga kesehatan itu tidak mudah perlu upaya keras apalagi sekarang hidup di era modern serba instant, dan jangan sampai hidup kita di dunia juga instant hanya waktu kurang dari 30 tahun sudah masuk liang lahat, auzubilah, ya,,
Upaya menjaga kesehatan perlu di barengi konsistensi agar tubuh tetap fit, kuat dan panjang umur, nah dan itu bukan kan kemauan anda?
*** happy nice day


EmoticonEmoticon