August 07, 2018

Mempercepat penyembuhan luka sunnat agar tidak terjadi infeksi dan orang tua tidak khwatir

Mempercepat penyembuhan luka sunnat agar tidak terjadi infeksi dan orang tua tidak khwatir-Untuk umat islam khusunyalagki perlu adanya ritual sunnat, sunnat ini memang di wajibkan untuk semua laki –laki terutama umat islam, dan ternyata sunnat itu memeliki efek yang besar terhadap kehidupan kita terutama dari segi kesehatan, karena orang yang mengaabaikan sunnat besar kemungkinan mereka akan mengalamai sakit kelamin di karenakan kotoran yang menumpuk di sekitaran ujung penis, dan selian itu juga dari pakar seksiologi bahwa orang yang di sunnat dan tidak memberi efek yang besar di saat menlakukan hubungan senggama , jadi rasa puas itu tergerus jika penis kita belum di sunnat, keran terhalang dengan kulit yang di ujung penis.

Tempat sunnat untuk sekarang ini tidak susah di jumpai , tempat sunat sudah tesedia di mana,mana, dan bisa dilakukkan di klinik, rumah sakit dan juga puskesamas,
Baca juga:apa penyebab sakit tulang punggung belakang dan cara yang tepat untuk mengatasinya
Sunat pada jaman nenek moyang kita memang tidak seperti semodern sekarang, dulu menurut kake saya menceritakan kisahnya, jika anak mau di sunnat pagi hari anak yang akan di sunnat  itu mesti di rendam dulu di kolam, sebelum di sunnat itu di lakukan,  dan ini biasanya anak di suruh berendam sekitar jam 3 pagi, ih,, dinginnya gak kebayangkan, apalagi di pedesaan udara  dingin, airnya apalagi, pokoknya gak kebayang banget buset dah,,,

Coba kamu suruh berendam 30 menit jam 3 pagi mau ga? Tiak kebayang kan,, dinginnya seperti apa
Tapi walapun beaagitu anak dulu tidak ngeluh , dengan alasan apapun, keran memang anak jaman dulu lebih takut sama orang tua, beda sama anak sekarang dan juga dulu itu setelah beres di sunat orang tua menyediakan ayam panggang satu ekor dengan ukuran besar, jadai begiut beres sunat, santapan ayam ini tersedia,hehhe

Makanya orang tua jaman dulu, jika anak mau di sunnat maka orang tua maencari ayam buat bakakak (ayam di panggang dan di bakar dan di beri bummbu-bumbu), nah jika anak suah beres di sunnat anak di suruh makan ayam panggang tersebut, kalau di sunda istialh ‘’ngabebenjokeun’’ agar si anak tidak nangis kesakitan

Peralatan yang di guankannya tergologn sederhana, hanya mengguanakan pisau, pisau itu di buat khusus untuk memotong anu saja dan di bikin kecil dan di asah dengan tipis jadi begitu pisau kena kulit langsung tajam dan istilah orang yang suka sunnat adalah ‘’bengkong’’ itu untuk istilah orang sunda, bahkan jaman dulu baget hanya menggunakan hinis ( kulit bambu yang di buat tipis dan tajam)

Dan yang membaut saya kagum adalah tidak mennguakan obat bius dan tidak mengguankan antibiotik, tapi hanya cukup di kasih doa atau mantra maka si luka bekas sayatan pisau itu hinis ini tidak menjadi infreksi, memang sangat luar biasa bukan

Jaman dulu sama sekarang memeng sama penyakit mungkin tidak akan jauh berbeda, dulu terjadi infeksi juga dan sekarang apalagi, namun jaman dahlu karena tidak ada obat hanya mengandalkan doa dan mantra , dan untuk sekarang lebih percaya ke obat kimia saja

Nah banyak sekali orang tuan yang mengeluh setelah anak di sunnat malah penis anak mengalami masalah seperti darah keluar banyak, dan terjdi pembengkakan  dan anak sering rewel
Dan untuk mengatasi itu ini tips ini bisa anda gunakan agar luka sunnat anda tidak lama dan cepata kering

# 1 Jangan sering menyentuh luka

Sebagai orang tua biasanya suka kepo sama, seperti ini lukanay sudah sembuh belum sih, penasaran ah aku mau lihat kemudian sentuh-sentuh goyang kiri goyang kanan misalnya, padahal ini tidak tidak boleh terutama pada awal-awal misalnya dua tiga hari, paska penyembuhan

Penyembuhan luka sunnat memang membutuhkan paling sedikit 3-7 hari, makanya jika selama seminggu luka sunnat masih sakit maka jangan berani menyentuh-nyentuh luka, karena bisa jadi sering kita menyentuhnya sering infeksi yang di transfer ke luka anak, dan juga,kita sebagai orang tua, suruh anak jangan sering menyentuh, emang juga jika luka sunat susah memasuki hari ke 4 ke 5 luka akan terasa gatal, walapun gatal di usahakan jangan di garuk, jika di garuk tangannya menggunakan tissu atau cuci dahulu agar si tangan steril

#2 gunakan  celana yang longgar kalau bisa menggunakan sarung

Untuk jaman sekarang ada celana khsusu yang di rancang khusus untuk anak yang baru saja di sunnat, dan jika di sunnat nya di klinik khusus sukar di berikan celana longgar tersebut,
Tapi jika disunnatnya di rumah, bisa menggunakan celana longgar, bisa minjam punya ayah atau siapa saja yang punya, atau jika tidak nyaman gunakan sarung juga boleh asalkan yang longgar,
Dan pengalaman saya enak pakai underwear punya mamah, karena enak dan besar haha,,,

#3 Lebih baik hindari makan asin-asinan

Makanan perlu di perhatikan juga, terutama ikan asin, karena ada kasus , adik kawan saya maklum di kampung ,dia doyan banget makan asin tidak terkecuali dia yang sedang di sunnat, eh, ternyata ketika malam harinya dia hampir gak bisa tidur kerna gatal katanya, dan suruh ibunya untuk terus menggaruk-garuknya semalaman,

Tapi alhamdulilah setelah makan ikan asin dihentikan gatal hilang, sebaiknya anak di beri makan daging terutama daging sapi, kambing, ini untuk mempercepat penyembuhan luka dan juga antibodi anak

#4 Kurangi makan pedas

aNak suka makan pedas ,maka ketika baru di sunnaat  suruh  di berhentikan dulu, makan pedas biasanya memberi efek panas pada luka sunnat , pantang makan lada sebelum luka sunat sembuh

#5 Gerakan bisa di kurangi jangn terlau aktif 

Kalau anak jika sudah kuat dan sakit mulai kendor , anak akan aktif melakukan aktifitas, sesuai kodratnya seotanganak, terlebih lagi kalau di kampung saya kebiasaanya kalau habis di sunat biasanya anak minta di belikan sepeda, dan orangtuanyapun menurutinya,

 nah kita sebagai orang tua tua untuk sementara waktu anak di suruh dulu diam di rumah agar penyembuahan luka tidak lama , semakin gerakan semakin aktif maka luka yang akan mengering juga akan terganggu

nah di bawah ini yang perlu oran gtua waspada ketika anak anda mengalami hal seperti di bawah ini,perlu di kosnultasikan dengan dokter/mantri yang menanganinya
1. Terjadi  bengkak merah disekitar penis
2. Mengeluarkan cairan seperti nanah
3. terjadi bau tidak sedap
4. waktu penyembuhan luka sunnat lebih dari seminggu

biasany aluka sunat akan sembuh seminggu atau kering, tapi jika ada penyerta seperti adanya inferksi pasti akan lebih lama lagi, dan juga timbul kemerahan di sekitaran kemaluan anak,

dan ciri-ciri seperti di atas bisa konsultasikan dengan perawat/dokter yangn menangani agar kita sebagai orang tua bisa mendapatkan pencerahan dari perawat tersebut ya,,
Semoga bermanfaat
****
God bless you